Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Derawan dan dukungan keberadaan Bandara Kalimarau di Berau sejak Februari 2013, Garuda Indonesia menambah jumlah penerbangan dari Balikpapan tujuan Berau sejak awal Agustus 2013. Upaya tersebut selain untuk memenuhi permintaan Pemkab Berau sekaligus demi mendukung Festival Derawan beberapa waktu lalu.
Seperti diutarakan General Manager Garuda Indonesia, Joseph A. Saul kepada Indonesia.travel di Balikpapan, bahwa sebelumnya Garuda Indonesia mengurangi frekuensi penerbangan Balikpapan-Tarakan sebanyak dua kali sehari menjadi satu kali sehari sejak 6 September 2013. Sebagai ganti pengurangan frekuensi tersebut, Garuda menambah frekuensi rute Balikpapan-Berau menjadi dua kali sehari terhitung sejak 6 September 2013. Pengurangan rute Balikpapan-Tarakan dikarenakan load factor yang kurang maksimal sehingga dikurangi sementara waktu. Selain itu, juga karena potensi wisata yang ada di Pulau Derawan lebih menjual dibanding Tarakan.
Joseph juga mengutarakan bahwa selain menambah frekuensi penerbangan, upaya ini juga sebagai komitmen Garuda Indonesia untuk membantu mempromosikan tujuan wisata Kepulauan Derawan. Baru-baru ini, bersama Pemerintah Daerah Berau, Garuda Indonesia telah mengundang sejumlah jurnalis media online dan travel blogger untuk datang langsung mengunjungi Derawan agar mereka nantinya dapat menyebarluaskan pesona keindahan Kepulauan Derawan.
Keberadaan Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb, Berau yang terhubung dengan Balikpapan sangat mendukung pengembangan transportasi udara dan pariwisata di kabupaten penghasil batubara itu. Berau sendiri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi pintu gerbang pada pesona keindahan Kepuluan Derawan.
Bandara Kalimarau memiliki sejumlah fasilitas yang lengkap dan memenuhi standar. Setelah dikembangkan dari kondisi sebelumnya, kini Bandara Kalimarau memiliki terminal baru yang terdiri atas dua lantai dan bisa menampung 500 penumpang atau empat kali dari kapasitas terminal lama.
No comments:
Post a Comment